وَاذْکُرُوْ انِعْمَةَ اللهِ عَلَیْکُمْ وَمِیْثَاقَهُ الَّذِیْ وَاثَقَکُمْ بِهٖ ۙ اِذْقُلْتُمْ سَمِعْنَا وَاَطَعْنَا وَاتَّقُوا اللهَ ؕ اِنَّ اللهَ عَلِیْمٌۢ بِذَاتِ الصُّدُوْرِ
Wazkuruu ni’matal laahi ‘alaikum wa miisaaqahul lazii waasaqakum bihiii iz qultum sami’naa wa ata’naa wattaqul laah; innal laaha ‘aliimum bizaatis suduur

Artinya: Dan ingatlah akan karunia Allah kepadamu dan perjanjian-Nya yang telah diikatkan kepadamu, ketika kamu mengatakan, “Kami mendengar dan kami menaati.” Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh, Allah Maha Mengetahui segala isi hati.

Tafsir Surat Al-Maidah Ayat 7

Pada ayat ini, Allah mengingatkan kaum Muslimin untuk selalu mengingat nikmat-Nya, yaitu peraturan-peraturan agama yang telah Dia tetapkan. Dengan hadirnya agama Islam, permusuhan pun berakhir dan digantikan dengan persaudaraan.

Selanjutnya, Allah mengingatkan kembali perjanjian yang pernah diikrarkan, yaitu janji untuk selalu patuh dan taat kepada Nabi Muhammad SAW, baik dalam kondisi susah maupun senang. Janji ini mencakup mengikuti semua perintah Nabi dan meninggalkan segala larangannya dengan penuh kepatuhan.

Di akhir ayat, Allah memerintahkan agar kaum Muslimin tetap bertakwa kepada-Nya, menjaga agar tidak melupakan nikmat-Nya, dan tidak melanggar janji yang sudah diikrarkan, baik secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Karena Allah Maha Mengetahui segala yang ada dalam hati manusia.

 

Author

Write A Comment