وَالَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا وَكَذَّبُوۡا بِاٰيٰتِنَاۤ اُولٰٓٮِٕكَ اَصۡحٰبُ الۡجَحِيۡمِ
Wallaziina kafaruu wa kazzabuu bi Aayaatinaaa ulaaa’ika Ashaabul Jahiim

Artinya: Dan orang-orang yang kafir serta mendustakan ayat-ayat Kami, mereka itulah penghuni neraka.

Tafsir Surat Al-Maidah Ayat 86

Kaum Nasrani yang beriman kepada Allah dan kepada Al-Qur′an adalah orang-orang yang mau berpikir, insaf, dan tidak fanatik. Tetapi ada orang yang fanatik kepada kesesatan dan ingkar kepada kebenaran, mereka mengingkari Al-Qur′an.

Mereka adalah Ahli Kitab, yaitu Yahudi dan Nasrani yang sudah tertutup hatinya untuk menerima kebenaran, mereka hanya merasa benar sendiri.

Dalam ayat ini Allah menyebutkan ancaman-Nya terhadap orang-orang yang mengingkari dan mendustakan ayat-ayat-Nya yang telah menerangkan sifat-sifat kesempurnaan dan kemahaesaan-Nya, serta menjelaskan kebenaran Rasul-Nya mengenai wahyu Allah yang telah disampaikannya.

Mereka pasti akan menjadi penghuni neraka Jahīm. Dengan kekafiran mereka terhadap Allah, berarti mereka telah menganiaya diri mereka sendiri. Akibatnya, mereka akan menderita siksa yang berat, dan mereka kekal dalam neraka itu.

Asbabun Nuzul Surat Al-Maidah Ayat 86

Asbabun Nuzul ayat ini berkaitan dengan situasi di mana Allah memberikan penegasan tentang balasan bagi orang-orang yang kafir dan mendustakan wahyu-Nya. Ayat ini turun untuk menjelaskan bahwa orang-orang yang tetap menutup hati mereka dari kebenaran dan menolak ajaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW, meskipun telah jelas kebenarannya, mereka akan mendapatkan balasan yang buruk di akhirat, yaitu menjadi penghuni neraka.

Konteks dan Sebab Turunnya Ayat: Ayat ini turun sebagai respons terhadap sikap sebagian orang yang terus-menerus menentang ajaran Islam dan menutup hati mereka terhadap kebenaran, meskipun mereka sudah menerima banyak bukti dan penjelasan tentang wahyu yang datang kepada Nabi Muhammad SAW.

Ketika orang-orang ini terus menolak dan mendustakan ayat-ayat Allah, mereka tidak hanya menentang ajaran Islam, tetapi juga menutup pintu hidayah (petunjuk) dari Allah.

Pada saat itu, beberapa orang kafir dan musyrik, terutama yang berasal dari kalangan yang sudah mengetahui ajaran Islam, masih saja menolak wahyu yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Mereka memiliki sifat keras kepala dan tidak mau menerima kebenaran yang datang kepada mereka, meskipun telah terbukti dengan bukti-bukti yang jelas.

Pesan utama dari ayat ini adalah peringatan bagi orang-orang yang masih membangkang terhadap wahyu Allah dan menolak kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW.

Allah menyatakan bahwa mereka yang mendustakan ayat-ayat-Nya dan tidak beriman akan mendapatkan balasan yang setimpal, yaitu menjadi penghuni neraka, sebagai konsekuensi dari sikap penolakan mereka terhadap petunjuk Allah.

Author

SEO Specialist - Started learning SEO in 2018 and delved deeper into it in 2020. Currently, I'm a full-time blogger, building and developing several personal websites.

Write A Comment